Kendaraan Bermotor

Akhir-akhir ini marak edukasi penggunaan angkutan umum. Tujuan dari edukasi untuk mengurangi kemacetan. Macet adalah makanan sehari-hari bagi yang hidup di kota besar, misalnya Jakarta, Surabaya, Medan, Makassar, Jayapura, Mataram, Balikpapan, dllnya. Kenapa orang lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi? Karena seseorang memiliki kehidupan yang berbeda sehingga memicu psikologis manusia yang berbeda. Menurut pengamatan saya selama ini, tipe-tipe orang tersebut adalah :

  1. Orang yang suka bolak-balik,
  2. Orang yang rumahnya tidak dijangkau angkutan umum,
  3. Orang yang memperlihatkan gengsi,
  4. Orang yang berpikiran bahwa kendaraan pribadi flexible dan cepat,
  5. Orang yang berpikir bahwa biaya menggunakan angkutan umum lebih mahal daripada membeli bahan bakar, dan
  6. Orang yang bekerja dengan tuntutan pulang malam.

Lagi-lagi mobilitas masyarakat itu memang besar sekali, selama belum merumuskan masalah tersebut tentu tingkat kepemilikan kendaraan pribadi di Indonesia akan semakin tinggi. Apa yang terjadi jika itu terjadi? Kapasitas jalan menurun, lahan parkir terbatas, dan sampah kendaraan bermotor meningkat. Tentu itu akan menjadi sebuah fenomena sosial dimana area tanah yang semakin terbatas namun tanah dituntut selalu ada memenuhi kebutuhan sekunder manusia. Tulisan ini bertujuan untuk membuka cakrawala bahwa timbulnya kemacetan adalah dari kita sendiri. Ketika sebuah masalah yang sudah ada namun beberapa belum ditemukan titik temu. Misalnya saya memiliki ilustrasi sebuah titik temu, jika dikalangan anak-anak sekolah yang umumnya marak penggunaan bermotor. Akan diberikan fasilitas bus kepada siswa -siswi tingkat SD, SMP, dan SMA sehingga membantu mengurai kemacetan di jalan. Itu adalah sebuah opini dari saya, yang sederhana namun apabila diterapkan dampaknya besar.

Kendaraan bermotor memang tidak lepas dari kehidupan kita. Entah sampai kapan mata kita dapat terbuka? Sehingga kemacetan tidak menjadi sebuah kebiasaan atau budaya. Kebiasaan yang sudah menjadi budaya maka membutuhkan waktu lama untuk merubah. Sampai berjumpa di negara bebas macet. Salam aspal gronjal.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: