Memori Retail #3

Gambar : Tetesan air hujan

Tidurku telah lelap. Mataku terbangun tepat pukul 00:00. Aku terbangun karena mendengar suara kaki berjalan tapi tanpa jejak dan suara seram yang meraung bak serigala malam. Bulu kuduk berdiri, seakan merasakan takut. Aku tarik sarung untuk bersembunyi dan tarik bantal untuk menutupi wajah. Matapun mulai terlelap kembali. Tiba-tiba dalam sekejap mata aku sampai di sebuah istana dengan taman-taman gantungnya. Taman gantung berlapiskan rumah kaca. Sinar matahari menembus sudut-sudut kaca. Embun pagi mulai memuai seiring dengan munculnya matahari.

Aku berteriak keras! “Ini dimana? Ini dimana? Aku berlari mengitari taman gantung, tak ada seorang pun yang aku temui. Detak jantung berdebar “dag dig dug” dan suara nafas terngenga-ngenga “hosh hosh hosh”. Aku berusaha mencari orang-orang yang terbiasa disekitarku. Namun beberapa orang terdekatku telah tiada. Setelah itu aku menghela nafas, iya aku terpikir untuk mengikuti cahaya matahari yang semakin naik nan terik. Akhirnya, aku menemukan ruangan tertutup. Ruangan dengan cahaya putih ditengah kegelapan. Aku mulai mendekati sumber cahaya tersebut, sekita mataku terbuka. Ternyata istana taman gantung itu hanyalah mimpi. Tidaklah nyata seperti halnya Lands Plantentuin te Buitenzorg dan Bergtuin te Tjibodas. 2 kebun itu memiliki keindahan nyata. Tetesan embun di pagi hari tidak menggambarkan tetesan air mata tetapi sebuah kesegaran. Hanyalah tetesan hujan yang menggambarkan air matamu karena susah dihapus dalam kenanganku.

Pagi hari telah tiba, badan terasa segar dan pakaian kerja sudah terpakai di badan. Motor supra siap dipanaskan menerjang kerasnya jalan. Lagi, laju motor terhenti di Indomaret untuk dua potong roti dan satu kotak teh. Secarik uang kertas bernilai 20000 sebagai alat tukar makananmu tadi. Lagi dan lagi, kick starter dan motor berbunyi “brmmmmm brrrrmmmm”. Motor supra dan saya berkendara menuju tempat untuk banting tulang.


Selesai…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: