FILM HITAM PUTIH

Lidah merasakan gula manis…Manis wajah seperti gulali…Wajah seperti jelly…Kepala menunduk dan bersimpuh…Mata terpejam dan kedua tangan saling bertaut dalam duduk…Diiringi dengan suara token listrik dan suara pompa air…Otak kepala mulai berputar, sedikit memutar film hitam putih…Supra tertahan di warung bubur ayam tidak di aduk…Pandangan tertuju pada seorang ibu dan anak kecil…Anak kecil bahagia mengikuti ibu... Continue Reading →

Memori Retail #3

Tidurku telah lelap. Mataku terbangun tepat pukul 00:00. Aku terbangun karena mendengar suara kaki berjalan tapi tanpa jejak dan suara seram yang meraung bak serigala malam. Bulu kuduk berdiri, seakan merasakan takut. Aku tarik sarung untuk bersembunyi dan tarik bantal untuk menutupi wajah. Matapun mulai terlelap kembali. Tiba-tiba dalam sekejap mata aku sampai di sebuah istana dengan taman-taman gantungnya.

Memori Retail #2

Sosok berkacamata itu telah lari dan terus berlari tanpa henti. Terkadang aku ingin menyapanya tapi mulut ini tertahan untuk mendengarkan sepatah kata dari mulutnya. Tertahan oleh rasa canggung. Tapi kaki ini telah berjalan melewati selokan, aspal, dan lorong-lorong jalan untuk beranjak dari indomaret. Roda depan berputar 360° dan roda belakang berputar 360° dan mata tertuju pada arah barat dengan titik koordinat 51.1657° N, 10.4515° E. Suara kendaraan bermotor seperti halnya motor dan mobil mewarnai perjalananku. Masih teringat dipikiranku tentang Surat untuk Bunga Autumn. 2 benua telah memisahkan dan hanya do'a yang mengiringi.

Memori Retail #1

Retail atau pasar modern memang menjamur pada akhir-akhir ini. Setiap kali disudut kecamatan kita temui indomaret atau alfamart. Retail ini menjual berbagai macam kebutuhan manusia, sabun cuci, sabun mandi, dllnya. Tak ayal sekarang indomaret menjadi sebuah pilihan untuk jajan atau belanja yang cepat dan instan. Hampir semua kebutuhan dapat kita beli di toko ini.

Surat untuk Bunga Autumn

Di tengah pagi berhembuskan angin sepoi, aku menuliskan sebuah makna..Membayangkan sebuah musim bersatu..Antara musim gugur dan musim hujan..Pandangan mata tertuju pada peta..Menentukan Bandung sebagai titik awal..Menggariskan jarak melampaui garis benua..Jarak aku dan jarak kamu terpisah selat Bosporus.. Aku hanya bisa membayangkan mantel tebal, coklat hangat, dan balutan salju..Saat ini aku berdiri di tengah hujan deras,... Continue Reading →

Senja Kala

…………………………………………………………………. Rasa dan krasa menyatu dalam lubuk hati Tidaklah berlari dengan penyesalan Tataplah dengan harapan

Yogyakarta dan Prambanan

Lantas seiring berjalannya waktu sudut kotaku dan kotamu akan berubah. Tentu aku tidak bisa mengulangi waktu itu di masa sekarang. Yang akan tetap ada ya nama Yogyakarta.....

Menelusuri Jejak Studi Tour Wisata Zaman SMP-SMA di Yogyakarta periode 2010-2013 (Part 2 Ending)

Kota Solo yang merupakan raja wisata kuliner telah dibahas bagian pertama. Selanjutnya kami akan menelusuri jejak tetangganya Kota solo yaitu Kabupaten Karanganyar dan Magetan. Kabupaten Karanganyar merupakan kabupaten yang berada di kaki Gunung Lawu serta berbatasan dengan kabupaten magetan. Gunung Lawu terkenal di seantero negeri karena merupakan gunung yang sering di kunjungi para pendaki. Para... Continue Reading →

Menelusuri Jejak Jalan Studi Tour Wisata Zaman SMP-SMA di Yogyakarta periode 2010-2013 (Part 1)

Masa remaja merupakan hal yang menyenangkan pada saat itu, kita biasa bermain sepakbola, volly, dan basket di lapangan. Tentu pada periode tersebut hiburan terbaik adalah main game playstation dan juga game komputer. Akhir semester pada saat kelas 3 akan dilakukan studi tour ke banyak obyek wisata. Maka sebelum kenaikan kelas akan dilakukan polling terhadap 3 opsi pada umumnya Bandung-Jakarta, Bali, dan Jawa Timur. Setelah dilakukan polling memang obyek wisata yang selalu juara adalah bali pada strata SMP dan SMA yang pernah dilalui. Kemudian saya inisiatif bertanya dengan kawan-kawan di SMP serta SMA lain dan benar memang mayoritas melaksanakan studi tour di pulau dewata tersebut.

Blog di WordPress.com.

Atas ↑